Produk James Boag Memperbarui Kemasannya Dengan 3D Printing

James Boag Premium memproduksi usaha minumannya sejak tahun 1883. Produk minuman yang tersedia merupakan air minum sejenis bir yang dibuat dari perairan murni. James Boag adalah merk ternama di pasar bir Australia dalam waktu yang sudah cukup lama. Produsen minuman ini telah bertahun-tahun membuat pelanggannya dapat menikmati bir yang diolah dari Perairan Tasmania. Dilansir dari situs 3ders.org yang mengabarkan bahwa minuman ini baru saja memperbarui botolnya dengan teknik 3D printing. Sehingga produk minuman James Boag memperoleh tampilan botol yang baru dan berbeda dari sebelumnya.

James Boag diketahui baru saja melakukan inovasi melalui teknologi 3D printing untuk memperbarui tampilan botol minumannya. Melalui 3D printing tersebut juga membuat Orora (3D Designer/Engineer) membantu bir James Boag merancang dan mencetak botol barunya. Mereka mengandalkan 3D Systems Quickparts untuk rancangan hingga proses pencetakan. Tentu saja botol tersebut dibuat prototipenya terlebih dahulu. Produsen minuman ini ingin memastikan bahwa kemasan botol yang baru dapat menampilkan bir terlihat lebih enak. Pembuatan prototipe botol bertujuan untuk membantu proses sebelum menginvestasikan ke jumlah yang lebih banyak.

Tidak seperti prototipe cetak 3D lainnya karena 3D Systems memiliki tantangan untuk membuat botol terlihat seperti terbuat dari kaca. Sehingga mereka mengandalkan Stereolithography (SLA) untuk mendapatkan tampilan botol seperti yang diharapkan. Hasil akhirnya menunjukkan prototipe menyerupai botol kaca nyata. Produk akhir tersebut juga memiliki berat dan kepadatan yang sama dengan botol nyata. Hasil 3D printing tersebut dihasilkan melalui proses pencetakan dengan resin VisiJet SL Clear dan menjalani langkah-langkah pasca pengolahan yang ekstensif.

Menurut Orora designer/engineer 3D Systems Quickparts yang dilansir dari 3ders.org bahwa pembuatan prototipe botol selesai dalam hitungan hari. Proses melalui 3D printing tersebut ternyata jauh lebih cepat daripada prototyping secara tradisional. Selain itu hasil cetaknya berakhir dengan sangat baik dalam uji coba pelanggan. 3D printed bottle tersebut diketahui diberi label dan ditempatkan di rak toko seperti botol lainnya. James Boag Premium ini akan sangat memukau jikalau siapa saja mengetahui bahwa botolnya didesain melalui 3D printing.

3D printing merupakan salah satu inovasi teknologi dan memberikan solusi untuk membuat desain dan manufaktur suatu benda. Silahkan kunjungi Inspira Academy bagi siapa saja yang tertarik untuk mempelajari 3D Design dan 3D Printing. Come and join us!

 

Sumber:

Tess. (8 Maret 2018). Bottoms up! James Boag updates beer bottle with 3D printing. Diakses di http://www.3ders.org/articles/20180308-bottoms-up-james-boag-updates-beer-bottle-with-3d-printing.html

 

 

You may also like...