ORBITREC: XON’s 3D Printed IoT Bike available to buy soon

Sepeda 3D-Print ORBITREC terinspirasi setelah melihat sepeda elektrik e1 Enduro yang dibuat oleh Kinazo di Volkswagen. Yanagisawa berangan-angan membuat sepeda yang dibuat dengan mesin 3D Printer. Dalam dua hari, Yanagisawa mewujudkannya. Ia berinovasi dengan membuat sepeda IoT yang kerangkanya dicetak dengan menggunakan 3D Printer.

orbitrec

ORBITREC

ORBITREC, sebuah sepeda dibuat dengan teknologi 3D Printing yang menggunakan desain generatif dan struktur kisi. Sepeda ORBITREC ini hampir siap untuk komersialisasi. Kendaraan yang sudah di bawah kepemilikan merek XON ini mengumpulkan data dari lingkungan untuk meningkatkan kinerjanya.

Sepeda ini pertama kali terlihat di Consumer Electric Show (CES) tahun 2016. Pada saat itu, Yanagisawa membuat pengunjung tertegun karena ia memamerkan karya 3D-Print roda duanya yang aneh. Kini, dengan memberi sentuhan akhir kepada ORBITREC, Yanagisawa bersiap untuk menjual sepeda 3D-Print tersebut di bawah merek XON Cerevo Inc.

Meskipun begitu, ini merupakan perjalanan panjang bagi Yanagisawa untuk membuat sepeda 3D-Print. Dengan menempuh banyak pendakian, berlomba-lomba dalam persaingan, dan melewati tikungan yang sulit, Yanagisawa menerjangnya. Ia pada awalnya sama sekali tidak merasa tertarik untuk menjelajahi dunia industri. Ia bahkan telah berencana untuk belajar di dalam dunia perfilman. Kemudian dengan tiba-tiba ia membelokkan kepalanya untuk memasuki dunia industri.

Bahkan, ketika Yanagisawa telah menyelesaikan hasil pekerjaannya saat ini, sepeda ORBITREC tidak secara mudah memunculkan keberadaannya. Yanagisawa sebelumnya juga sudah pernah mengembangkan desain kerangka sepeda 3D-Print. Ia bekerja sama dengan beberapa teman untuk mendukung eksperimennya. Dalam percobaan tersebut ia menciptakan kerangka sepeda berbahan titanium yang dibuat dengan metode 3D Printing. Kerangka sepeda tersebut diberi nama DFM01. DFM01 dulu hanya terdiri dari bingkai saja namun pada tahun 2016 desainnya telah menjadi ORBITREC.

Sebuah sepeda 3D-Print lengkap dan sangat fungsional, dilengkapi dengan beberapa sensor, konektivitas IoT, dan beberapa pilihan teknologi yang tersedia. Kemampuan penginderaan dari kendaraan mungkin akan terlihat lebih menarik bagi para bikers daripada konstruksi 3D Printing-nya. Terdapat siklus futuristik yang berisi sensor sembilan sumbu yang mengukur percepatan, kecepatan sudut, dan geomagnetisme. ORBITREC juga dilengkapi dengan sensor untuk suhu, kelembaban, tekanan atmosfir, pencahayaan, GPS, Bluetooth, dan WiFi.

orbitrec

ORBITREC

Setelah menghadapi masalah sintering dengan 3D Printer logam, Yanagisawa menyadari untuk mendesain ulang beberapa bagian sepeda. Hal itu bertujuan agar lebih mudah dicetak, lebih ringan, tetapi sama kuatnya. Ia terinspirasi dari kertas putih dirgantara untuk mendesain. Struktur kisi cetak 3D dibuat dengan menggunakan Autodesk Within (Netfabb). Berhubung dengan pabrik mitra Yanagisawa sudah menggunakan Within, ia menyadari bahwa itu akan sangat mudah.

orbitrec

lattice structure

Sepeda 3D-Print ini sedang menjalani simulasi dan uji jalan. Setelah melakukan hal tersebut sepeda akan tersedia untuk dibeli dalam waktu dekat. Setiap sepeda akan sepenuhnya disesuaikan dengan pengendara. Yanagisawa yakin bahwa pengendara akan menikmati keistimewaan ORBITREC sebanyak peserta CES dulu menikmati saat pertama kali melihatnya.

 

Source:

Benedict. (26 Oktober 2017). XON’s 3D printed IoT ORBITREC bike available to buy soon. Diakses di http://www.3ders.org/articles/20171026-xons-3d-printed-iot-orbitrec-bike-available-to-buy-soon.html

You may also like...